Bisikan angin menyusup lembut
Nyaring lirih sahut menyahut
Teriakan gelegar menghancurkan
Itu telingaku menerimanya
Keindahan berjajar merdu
Nada melayang mengatur barisan
Simfoni alam merenggut tangis
Itu telingaku mendengarnya
Telingaku menangkap gema gemuruh
Gaung mengalir merasai bumi
Pekaku suara luas mengembang
Bergetar syahdu kreasi nada
Pendengaran...
Getaran...
Suara...
Suara-suara membujuk
Dengannya aku mampu mencirimu
Bersamanya aku ketahui perasaanmu
Tanpanya aku tuli terperdaya ilusi
Pekak, mengandalkan bahkan yang hilang
Nyaring, lirih, merdu, dan sumbang
Getar, gelombang, gema, dan gaung
Pekik, isak, erang, dan ringkik
Aku dengar semua hal-hal tersebut
Vokal, lagu, musik, dan instrumen
Merdu, sumbang, melengking, dan parau
Guntur, arus, ledakan, dan dentingan
Aku hening khidmat karenanya
Mendengar tawa kebahagiaan sejati
Mendengar tangis sengsara hati
Mendengar teriakan sakitnya fana
Mendengar sepinya raga tak berjiwa lagi
Takdir tiada mampu beralasan
Waktu tiada kena diulangkan
Hanya menguping bisikan rintih
Telinga, pendengaran, audisi, dan getaran
No comments:
Post a Comment