Mengapa kerendahan membentuknya?
Mengapa kau tak merasakan kegelapan?
Dari melelehnya api
Tertuju cita-cita untuk memegang kendali
Hati yang teriris berkobar
Kobaran api hitam tak membunuh
Nyawa tak rusak, raga tak terbakar
Hanya hati hancur oleh panasnya
Dari langit api meronta
Turun tak melata tangga
Hangat menghangatkan hangus
Api turun dari tangisan matahari
Matahari bersinar terang melenyapkan
Sinarnya membutakan, meleburkan
Tapi ia gelap, ia hitam, ia merusak
Matahari yang hitam gelap gulita
No comments:
Post a Comment