Menukik laju bak misil
Memberatkan uap yang jenuh terkandung
Berorasi gemuruh mengajak kawan
Naik sebagai uap, turun sebagai air
Berteduh raga dibasuh
Dingin menggigil meresap
Kehangatan dalam kesenduan suasana
Angkasa kelabu mendekat tanah
Suara tak terkedap
Suara air yang membetur kulit bumi
Suara bumi yang suka duka
Membentur halus tak berdarah
Hujan bersebut arak-arakan
Manusia teduh di perlindungan
Menatap benci, merasa sendu
Tiap air membawa ingatan
Yang kuat bilang hanya air
Yang cepat bilang pasti berakhir
Yang damai bilang menyejukkan
Yang marah bilang menghambat kegiatan
Fenomena bumi, tangisan diri
Membasuh debu yang melekat di ari
Mengangkat air ke tanah tandus
Membuat nadi di daging yang kurus
Itu alam, nyanyian bumi
Itu tangannya, caranya mandi
Dari kekejian orang tak berperi
Dari pengotoran manusia sok suci
Hujan, jatuhlah
Turun menyembuhkan luka Sang Gaia
Menghujam menyirami ragam hayati
Air yang terangkat
Memberatkan uap yang jenuh terkandung
Berorasi gemuruh mengajak kawan
Naik sebagai uap, turun sebagai air
Berteduh raga dibasuh
Dingin menggigil meresap
Kehangatan dalam kesenduan suasana
Angkasa kelabu mendekat tanah
Suara tak terkedap
Suara air yang membetur kulit bumi
Suara bumi yang suka duka
Membentur halus tak berdarah
Hujan bersebut arak-arakan
Manusia teduh di perlindungan
Menatap benci, merasa sendu
Tiap air membawa ingatan
Yang kuat bilang hanya air
Yang cepat bilang pasti berakhir
Yang damai bilang menyejukkan
Yang marah bilang menghambat kegiatan
Fenomena bumi, tangisan diri
Membasuh debu yang melekat di ari
Mengangkat air ke tanah tandus
Membuat nadi di daging yang kurus
Itu alam, nyanyian bumi
Itu tangannya, caranya mandi
Dari kekejian orang tak berperi
Dari pengotoran manusia sok suci
Hujan, jatuhlah
Turun menyembuhkan luka Sang Gaia
Menghujam menyirami ragam hayati
Air yang terangkat
No comments:
Post a Comment